Banyak dari kita mengingat perasaan ketika kita terlibat dalam mendekorasi kamar kita sendiri untuk pertama kalinya. Apakah itu seluruh ruangan atau hanya soal memilih warna, akhirnya itu menjadi sarang kecil kami sendiri. Kamar anak harus merangsang permainan dan imajinasi, tetapi pada saat yang sama menjadi tempat di mana mereka dapat merasa aman dan mengisi ulang baterai kecil mereka. Di sini kami telah mengumpulkan 6 tips yang dapat anda lakukan saat mendekorasi kamar anak agar tidak hanya membuat kamar anak praktis dan enak dilihat, tetapi juga mengundang dan menyenangkan untuk dimainkan.
1. Dekorasi untuk Kamar Anak
Daripada menggunakan ornamen yang tidak perlu dan tidak memiliki fungsi lain, anda bisa menggunakan mainan. Mengapa tidak menonjolkan tema warna ruangan dengan menggantungkan gitar anak-anak di dinding dengan aksen warna yang senada? Jika kamu membeli mainan dalam kisaran yang sama, anda dapat yakin bahwa anak-anak tidak hanya dapat bermain dengan semua yang ada di ruangan, tetapi juga akan terlihat serasi bersama.

2. Cara Mewarnai Kamar Anak
Warna dapat mendorong permainan dan juga memberikan kesan menenangkan. Biarkan anak anda memilih salah satu favorit mereka dan memasukkannya ke dalam kamar mereka, sehingga benar-benar terasa seperti tempat mereka sendiri di rumah. Namun, ini tidak berarti mengecat semua dinding dengan neon-oranye jika itu adalah warna favorit mereka saat itu. Alih-alih, gunakan formula pewarnaan “60-30-10” jika anda menginginkan aturan sederhana tentang cara mendekorasi kamar anak anda:
*60% ruangan harus terdiri dari warna dasar. Ini adalah warna yang digunakan pada permukaan terbesar seperti lantai, dinding, atau furnitur.
*30% harus dalam warna komplementer yang dapat Anda miliki pada karpet, gorden, seprei, lampu, dan penyimpanan, misalnya.
*10% bisa menjadi warna dekoratif. Di sini anda dapat memasukkan warna favorit anak anda dan menggunakannya untuk bantal, lukisan, atau mainan, misalnya. Ini memudahkan untuk mengubah segalanya saat anak anda tumbuh dan anda ingin menghadirkan gaya baru ke kamar. Saran lainnya adalah dengan menghadirkan lima warna yang dapat dipilih oleh anak anda, sehingga mereka merasa terlibat dan anda mengurangi risiko benturan warna.

3. Furnitur Anak-anak yang Berkelanjutan
Selera dan keinginan anak-anak bisa berubah sesering orang dewasa mengganti kaus kaki. Itu sebabnya bagus untuk memiliki furnitur dasar netral yang tahan lama. Pada saat yang sama, penting agar tahan lama tanpa putus. Jika anda menggunakan furnitur anak-anak dari kayu untuk dekorasi, anda dapat yakin itu akan bertahan lama bahkan saudara kandung dan adik sepupu mereka pun dapat mewarisinya. Memilih furnitur bersertifikasi FSC® memastikan bahwa furnitur tersebut dibuat menggunakan kehutanan yang berkelanjutan. Inilah yang kami sebut berkelanjutan, baik untuk lingkungan maupun untuk dompet anda.

4. Jangan Mengisi Sepanjang Dinding
Kesalahan umum yang dilakukan banyak orang adalah menempatkan semua furnitur di sepanjang dinding. Ini menipu mata dan bisa membuat kamar anak terasa lebih kecil dari yang sebenarnya. Mengapa tidak mencoba menarik meja anak-anak sedikit daripada mendorongnya ke dinding? Anda juga dapat membuat sketsa dinding kamar anak anda pada selembar kertas A4 standar. Gunakan skala 2 cm sampai 1 m. Kemudian potong persegi panjang yang dapat mewakili tempat tidur, meja, rel pakaian, lemari, dan sebagainya lalu pindahkan ke sekeliling gambar sampai anda menemukan variasi yang sesuai. Seperti yang disebutkan, cobalah untuk membiarkan dindingnya bebas.

5. Jangan Lupakan Sudut yang Nyaman
Ketika mereka tidak digunakan sebagai toko, kastil, atau hal lain yang menarik, tenda atau rumah bermain dapat memberi anak-anak tempat yang nyaman dan aman untuk sementara waktu. Tempat untuk melindungi diri saat kewalahan atau hanya ingin bersantai dengan membaca buku. Selain bantal, selimut, dan lampu senar, anda dapat menyiapkan keranjang atau kotak berisi beberapa buku, boneka binatang, atau apa pun yang disukai anak anda untuk dipeluk.

6. Permukaan Lantai sebagai Tempat Bermain
Tentu saja, berbelanja furnitur dan dekorasi itu menyenangkan. Tapi tidak seperti rumah atau apartemen lainnya, kamar anak membutuhkan satu hal lagi. Yakni, permukaan “kosong” di lantai tempat mereka bisa bermain. Tidak semua anak ingin duduk di meja dapur dan bermain-main – jauh dari itu! Itu berarti Anda harus membuat ruang khusus agar mereka dapat bergerak bebas di lantai. Di mana lagi seorang anak bisa balapan mobil mereka, melakukan jungkir balik, atau bermain dance-freeze?

Setelah baca artikel ini, anda tidak perlu khawatir lagi ya tentang kamar anak anda. Terapkan tips-tipsnya dan ciptakan ruang kamar anak yang nyaman.


