Asal usul sebuah nama sangat menarik untuk dijelajahi. Seperti yang Anda duga, petunjuknya ada pada namanya saat melihat sejarah ‘Roman Blinds’. Jenis blind ini berasal dari zaman Romawi. Tirai Romawi adalah salah satu penutup jendela paling populer, modis, dan mudah dikenali yang tersedia saat ini. Sungguh menakjubkan untuk berpikir bahwa mereka sebenarnya sudah ada lebih dari 2.000 tahun.

Seiring waktu, kebutuhan untuk memiliki penutup jendela ini berkembang menjadi tirai jendela yang lebih rumit, karena keinginan untuk memiliki dekorasi rumah yang mengesankan semakin populer. Tirai Romawi menjadi peralatan rumah tangga yang bergaya.
Roman blind terbuat dari kain yang dj rancang untuk dilipat dan diangkat. Tirai ini dibuat dengan memasang bilah yang nantinya akan di sambungkan ke bagian belakang. Saat tirai diangkat, tali menarik bilah menjadi satu dan memaksa tirai untuk dilipat menjadi lipatan. Berbagai jenis kain dapat digunakan untuk roman blinds dari sutra dan linen hingga katun dan sintetis. Mereka adalah alternatif yang bagus untuk gorden, karena tersedia banyak variasi warna, pola, dan tekstil

Roman blind memungkinkan kontrol cahaya yang mudah dan efektif. Mereka dapat disesuaikan tergantung pada waktu hari atau musim, dan opsi menggunakan kain blackout tersedia jika diperlukan kegelapan total dan tidak menginginkan cahaya dari luar sama sekali. Dengan memilih lapisan kain yang akan di gunakan juga dapat dibuat lebih hemat energi.
Tirai jenis ini dapat dipasang di luar atau di dalam kusen. Kami merekomendasikan memilih di luar, karena memungkinkan peningkatan cahaya dan sangat mudah dipasang. Plus, pantulan kembali tidak akan menjadi masalah, dan kain cenderung tidak memudar di bawah sinar matahari. Roman blind mudah digunakan dan terlihat fantastis. Nilai lebih pada blind ini yaitu harganya yang murah dan terjangkau. keterjangkauan tergantung pada jenis kain dan ukuran, serta pilihan headrails.


