Gorden Jogja

3 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Memasang Wallpaper di Dinding Kamu

source: https://schoolhouse.com/

Punya dinding polos yang mulai terasa boring? Atau kamu lagi pengin mengubah suasana ruangan tanpa harus renovasi besar-besaran? Wallpaper bisa jadi salah satu cara paling praktis buat memberikan wajah baru pada ruangan. Tinggal pilih motif, tentukan area pemasangan, lalu… wall makeover! Tapi, jangan sampai terlalu excited memilih motif sampai lupa satu hal penting, wallpaper bukan sekadar soal motif yang lucu atau warna yang aesthetic. Ada beberapa hal yang wajib kamu pertimbangkan sebelum wallpaper ditempel di dinding. Soalnya, kalau asal pilih dan asal pasang, hasil akhirnya justru bisa bikin kamu kurang puas. Nah, sebelum kamu checkout wallpaper incaranmu, coba perhatikan tiga hal berikut ini.

1. Cek Kondisi Dinding Terlebih Dahulu

Ini bagian yang sering disepelekan. Padahal, kondisi dinding adalah fondasi utama sebelum wallpaper dipasang. Jangan berharap wallpaper bisa menyamarkan semua kekurangan dinding. Kalau permukaannya bergelombang, berlubang, lembap, berjamur, atau masih terdapat cat yang mengelupas, hasil pemasangan wallpaper berpotensi terlihat kurang rapi. Bahkan, beberapa masalah pada dinding bisa membuat wallpaper lebih cepat rusak atau tidak menempel secara optimal. Jadi, sebelum pemasangan, coba cek dinding kamu secara menyeluruh. Pastikan permukaannya cukup rata, bersih, kering, dan bebas dari debu maupun kotoran. Kalau ada retakan atau bagian yang tidak rata, sebaiknya dibereskan terlebih dahulu. Jangan buru-buru menutupinya dengan wallpaper. Ibaratnya, kamu nggak bisa berharap outfit terlihat maksimal kalau fondasinya belum beres, kan? Terutama untuk area yang rawan lembap, seperti dekat kamar mandi atau dinding yang terkena rembesan air, kamu perlu lebih waspada. Wallpaper sebagus apa pun tidak akan memberikan hasil maksimal kalau sumber kelembapannya belum ditangani.

2. Pilih Motif dan Warna Sesuai Karakter Ruangan

Sudah menemukan wallpaper dengan motif yang menurut kamu super gemas? Eits, tahan dulu. Coba lihat lagi ukuran ruangan, pencahayaan, warna furnitur, hingga atmosfer yang ingin kamu ciptakan. Wallpaper yang terlihat stunning di katalog belum tentu menghasilkan vibe yang sama ketika dipasang di rumah kamu. Untuk ruangan berukuran kecil, misalnya, motif yang terlalu ramai atau pola berukuran besar bisa membuat ruangan terasa semakin penuh. Sebaliknya, warna yang lebih terang dengan motif yang tidak terlalu padat dapat memberikan kesan ruang yang lebih lapang dan airy. Sementara kalau kamu punya ruangan yang cukup luas, kamu punya ruang eksplorasi yang lebih lebar. Motif geometris, floral, abstrak, hingga tekstur menyerupai material tertentu bisa digunakan untuk menciptakan focal point. Jangan lupa perhatikan pencahayaan. Ruangan dengan cahaya alami yang minim biasanya lebih cocok menggunakan warna yang tidak terlalu gelap agar ambience tetap terasa nyaman. Dan satu lagi, jangan memilih wallpaper hanya karena sedang tren. Tren bisa berubah cepat. Yang paling penting adalah apakah motif tersebut cocok dengan selera kamu dan menyatu dengan interior ruangan. Kalau kamu ingin hasil yang timeless, pilih desain yang tetap terasa menarik meskipun tren interior berganti.

3. Pertimbangkan Material dan Cara Perawatannya

Nah, ini yang sering luput dari perhatian. Wallpaper itu punya beragam material dengan karakteristik yang berbeda. Jadi, jangan hanya terpaku pada tampilan luarnya. Sebelum memilih, pertimbangkan ruangan tempat wallpaper tersebut akan dipasang. Apakah untuk kamar tidur? Ruang keluarga? Ruang kerja? Area komersial? Setiap ruang punya kebutuhan yang berbeda. Kamu juga perlu mempertimbangkan bagaimana wallpaper akan dirawat nantinya. Apakah permukaannya mudah dibersihkan? Bagaimana ketahanannya terhadap penggunaan sehari-hari? Apakah cocok untuk area dengan aktivitas tinggi? Misalnya, untuk area yang sering digunakan atau berpotensi terkena debu dan noda, material dengan permukaan yang lebih praktis dirawat tentu akan lebih menguntungkan. Selain itu, perhatikan pula kualitas bahan dan perekatnya. Wallpaper dengan kualitas yang baik akan lebih mendukung hasil pemasangan yang rapi dan tahan lama. Kalau kamu masih bingung menentukan material yang sesuai, jangan asal tebak. Konsultasikan kebutuhan ruangan kamu dengan tenaga profesional supaya pilihan wallpaper benar-benar sesuai dengan kondisi dan fungsi ruang.

Memasang wallpaper memang bisa menjadi shortcut untuk mengubah suasana ruangan secara signifikan. Namun, hasil yang kece bukan cuma ditentukan oleh motif yang aesthetic. Kondisi dinding, pemilihan motif dan warna, serta material wallpaper adalah tiga hal yang sebaiknya kamu pertimbangkan sejak awal. Jangan sampai sudah jatuh hati dengan desainnya, tapi setelah dipasang ternyata nggak cocok dengan ruangan. Jadi, sebelum kamu memutuskan wallpaper mana yang akan dipasang, luangkan sedikit waktu untuk mengenali kebutuhan dinding dan karakter ruangan kamu. Dengan begitu, hasil akhirnya bukan cuma cantik di foto, tetapi juga nyaman dilihat dan tetap relevan untuk waktu yang panjang. Karena dinding yang menarik bukan soal ikut-ikutan tren. Ini soal menciptakan ruang yang terasa benar-benar “kamu”. 

Scroll to Top