
Bahkan pembersih yang paling rajin pun bisa tidak tahu apa-apa tentang cara membersihkan dinding. Perancang interior dan arsitek yang mapan yang membutuhkan bantuan untuk merapikan rumah yang telah direnovasi melihat ke layanan kebersihan untuk memenuhi harapan tinggi mereka dan membersihkan ruang dari atas ke bawah.
Kali ini kami akan membantu mengidentifikasi cara terbaik menghilangkan bekas dan penumpukan yang mengganggu—tanpa merusak wallpaper atau pekerjaan cat dekoratif.
Membersihkan dinding bisa menjadi proses yang rumit, dan apa yang Anda gunakan bergantung pada apa yang dapat ditahan dan dilawan oleh perawatan dinding. Untungnya, Anda tidak memerlukan perlengkapan khusus atau peralatan mahal untuk menyelesaikan pekerjaan—hanya beberapa barang rumah tangga yang sudah Anda miliki dan sedikit waktu. Baca terus untuk mengetahui cara membersihkan dinding dengan yang terbaik dari mereka! Cara ini cukup lembut untuk dinding dengan cat atau wallpaper.
1. Kumpulkan Peralatan Anda
Pembersihan dinding tidak memerlukan pembersih dinding khusus. Kemungkinan Anda sudah memiliki semua yang Anda butuhkan. Inilah yang harus Anda miliki:
- Sabun cuci tangan atau sabun cair
- Air
- Kain lembut atau lap
- Kain paku
- Dua ember
- Penghilang noda
- Vakum dengan lampiran sikat debu
- Bubuk soda kue
- Kuas kerajinan busa
- Hidrogen peroksida
Hindari segala sesuatu yang berbahan dasar abrasif atau amonia dan mulailah dengan produk sederhana. Perlengkapan dasar ini cukup ringan untuk digunakan pada sebagian besar perawatan dinding sambil tetap menyelesaikan pekerjaan.
2. Lindungi lantai Anda dari Tetesan Pembersih
Persiapkan dengan meletakkan handuk di sepanjang dasar dinding untuk melindungi lantai dan mengumpulkan debu atau tetesan air.
3. Bersihkan Dinding
Bersihjab debu pada dinding — gunakan alat sikat debu, sedot dinding Anda dan ikuti dengan menyekanya dengan kain. Anda juga dapat menggunakan sikat kerajinan busa untuk dengan mudah membersihkan debu dari alas tiang dan cetakan. Alternatifnya, Anda bisa membungkus kepala pel kering dengan lap bersih dan debu dari atas ke bawah tanpa takut tergores atau rusak.
4. Campur Air dan Sabun
Sekarang setelah debu dibersihkan, saatnya untuk mencuci dinding. Isi satu ember dengan satu galon air hangat dan campur tangan cair bening atau sabun cuci piring dan air di ember lainnya. Rendam kain dalam larutan, dan peras dengan baik.
5. Uji Tambalan di Dinding
Meskipun sabun cuci piring dan air merupakan larutan pembersih yang lembut, Anda harus selalu menguji area yang tidak mencolok, seperti bagian dinding di belakang lukisan atau furnitur, untuk memastikannya tidak merusak bahan. Wallpaper dan cat matte lebih halus daripada cat high-gloss, jadi ada baiknya untuk berhati-hati dan melakukan sedikit tes.
6. Bersihkan Perlahan dengan Gerakan Melingkar
Setelah Anda mengetahui bahwa permukaan Anda aman untuk dikerjakan, saatnya untuk mengatasi seluruh dinding. Mulai dari bagian atas dinding dan turun ke bawah, lalui permukaan dengan gerakan melingkar yang ringan. Oleskan kelembapan sesedikit mungkin untuk menghindari gelembung atau tanda air. Juga, pastikan untuk tidak memberikan terlalu banyak tekanan saat Anda membuat lingkaran.
7. Atasi Noda yang Membandel
Jika Anda menemukan noda membandel di dinding yang dicat, gunakan soda kue dan air. Soda kue adalah penghilang noda alami—campurkan setengah cangkir soda kue dengan seperempat cangkir air hingga membentuk pasta. Gosok perlahan pasta itu ke bagian dinding yang bernoda dan noda akan terangkat. Teknik menghilangkan noda lainnya? Hidrogen peroksida. Ini bekerja sangat baik pada noda anggur merah. Ambil lap pembersih Anda (dengan larutan sabun cuci piring) dan oleskan sedikit hidrogen peroksida ke atasnya. Tekan dengan lembut ke noda anggur merah selama lima menit untuk mengangkatnya. Untuk noda minyak di dinding dapur, ada juga teknik tak terduga yang melibatkan setrika Anda. Letakkan handuk kertas di atas noda minyak dan kemudian tekan setrika Anda (setel dengan panas rendah) di atas handuk kertas selama satu menit. Handuk kertas panas akan menyerap minyak, memperlihatkan dinding bersih di bawahnya. Orang-orang dengan anak-anak mungkin juga ingin menyimpan pena penghilang noda untuk proyek seni yang serba salah. Meskipun metode pembersihan noda berikut ini bagus untuk dinding yang dicat, Anda harus lebih berhati-hati jika memiliki wallpaper. Jika wallpaper Anda membutuhkan lebih dari sekadar pembersihan ringan, konsultasikan dengan petunjuk produsen untuk mengetahui cara terbaik menghilangkan noda.
8. Bilas Dinding
Rendam kain dalam air bersih, dan peras dengan baik. Lap dinding dengan kain untuk dibilas.
9. Keringkan Dinding
Jalankan kain bersih dan kering dengan lembut di atas permukaan. Anda juga dapat membiarkan jendela terbuka untuk membantu mengeringkan dinding saat Anda pergi.
Cara Menjaga Dinding Anda Tetap Bersih
Tapi bagaimana cara menghindari bekas lecet dan debu? Memberikan dinding Anda beberapa cinta rutin adalah cara terbaik untuk “meminimalkan akumulasi kotoran.” Secara teratur bersihkan area dengan lalu lintas tinggi, dengan fokus pada titik masalah seperti sakelar lampu dan gagang pintu. Dengan anak-anak dan hewan peliharaan, semuanya meningkat — Anda hanya harus sedikit lebih waspada. Pemikir maju bahkan mungkin mempertimbangkan untuk memilih perawatan dinding yang tahan lama dengan mempertimbangkan perawatan.


